oleh

Korban Asri Ditemukan Tenggelam Di Sungai Tanrrutedong.Ini Kata Abd Rahman

-Sidrap-30 Membaca
Bagikan :

SIDRAP ,POUPNEWS.com- Polsek Dua Pitue Polres Sidrap bersama masyarakat, melakukan evakuasi terhadap korban tenggelam di sungai Tanrutedong, kelurahan Tanrutedong Kecamatan Dua Pitue Kabupaten Sidrap, Senin (16/03/2020) malam

Diketahui korban tenggelam bernama Asri Alias Atteli (30) warga desa salobukkang kecamatan dua pitue kabupaten sidrap. warga setempat mengenal korban sebagai penderita keterbelakangan mental sejak kecil

Saat kejadian yaitu sekitar jam 17.00 Wita, korban turun ke Sungai Tanrutedong untuk menangkap ikan dengan menggunakan jaring, ungkap Laselli (keluarga korban) dilokasi

Namun menjelang malam, korban tak kunjung pulang kerumah, Lanjut Laselli sehingga ia pun menyusul korban ke Sungai.

Sesampainya di Sungai, korban sudah tidak ada, yang didapati oleh Saksi Laselli hanya baju dan Jaring korban di Pinggir Sungai, saat itupula Saksi meminta pertolongan kepada warga sekitar

Mendapat informasi, Aparat Kepolisian dari Polsek Dua Pitue Polres Sidrap langsung mendatangai TKP kemudian dibantu oleh warga melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai tanrutedong

Memimpin langsung proses pencarian korban, Kapolsek Dua Pitue Polres Sidrap Akp Abdul Rahman S.Sos menuturkan bahwa cukup sulit untuk menemukan korban karena situasi malam yang gelap serta deras arus sungai meskipun debet airnya tidak terlalu tinggi

“Namun berkat kegigihan personil dengan dibantu oleh banyak sekali warga yang turun menyisir aliran sungai, Alhamdulillah Korban berhasil kita temukan di dasar sungai sekitar Jam 01.00 Wita” Ungkap Kapolsek

Lebih lanjut Perwira Tiga Balok tersebut menerangkan bahwa korban ditemukan tenggelam dan sudah tidak bernyawa lagi, selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Tanrutedong untuk dilakukan pemeriksaan medis ( Visum )

“Sementara ini, korban diduga meninggal akibat tenggelam dan terbawa arus sungai Tanrutedong saat mencari ikan, yang mana menurut warga setempat Korban tersebut keterbelakangan mental,” terang Akp Rahman

Kendati demikian lanjut Kapolsek, pihak kami masih tetap melakukan observasi serta penyelidikan lebih dalam, baik di TKP maupun terhadap korban

“kami juga masih menunggu pemeriksaan medis yang dilakukan oleh petugas kesehatan di Puskesmas Tanrutedong, serta identifikasi dari Tim Inafis Polres Sidrap untuk memastikan penyebab kematian korban” Pungkasnya.(Bah)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *