Korban tewas akibat Topan Kompas di Filipina telah meningkat menjadi 22 orang.
Logan,
Filipina utara telah dilanda hujan deras dalam beberapa hari terakhir, diikuti oleh banjir bandang. Ada juga tanah longsor.
Demikian pula, Badai Kompas melanda pulau Luzon. Sejauh ini, hingga 22 orang telah terkena dampak badai, juga dikenal sebagai Meringue. Dewan Nasional untuk Pengurangan Risiko Bencana dan Manajemen mengatakan jumlahnya bisa meningkat menjadi 39.
Selain itu, 16 orang hilang. 325 rumah rusak akibat badai. Dari jumlah tersebut, 89 dalam kondisi buruk.
Sebanyak 50 ribu 40 rumah atau 1 lakh 94 ribu 677 orang rusak akibat topan ini.
Pusat gempa dilaporkan di bawah dasar Samudra Pasifik; Namun, tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan.
Lebih dari 10.000 orang dievakuasi setelah badai. Ini adalah badai tropis ketiga belas yang terjadi tahun ini.

Nabila Putri adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus pada penyajian informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Dengan pendekatan yang mengutamakan kejelasan, akurasi, dan kemudahan dipahami, Nabila berupaya menghadirkan laporan yang informatif serta cerita-cerita yang dekat dengan perkembangan terkini. Tulisannya dirancang untuk membantu pembaca memahami isu dan peristiwa yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
