Disebutkan dalam laporan investigasi terkait kerusuhan bahwa Shavendra Silva, yang saat itu menjabat sebagai Panglima Angkatan Darat dan Pelaksana Tugas Kepala Pasukan Pertahanan, tidak mengambil tindakan apa pun untuk mengendalikan kerusuhan yang pecah di negara itu pada bulan Mei. . 9, 2022.
Presiden Gotabaya Rajapaksa saat itu telah menunjuk sebuah komite beranggotakan tiga orang yang dipimpin oleh mantan Panglima Angkatan Laut Vasanta Karanagoda untuk menyelidiki kerusuhan tersebut.
Komite telah menyelesaikan penyelidikannya dan sekarang telah mengeluarkan laporan. Poin di atas dirujuk dalam laporan itu sendiri.
investigasi CIT
Lebih lanjut pernyataan tersebut menyatakan bahwa Jenderal Shavendra Silva tidak memerintahkan otoritas terkait untuk menggunakan fasilitas seperti Satuan Tugas Khusus, unit anti huru-hara tentara yang dapat dipanggil dalam keadaan darurat, kendaraan telepon dan kendaraan keamanan bahkan di dalam kamp.
Akibatnya, CIT terkait dengan Savendra. Komite telah merekomendasikan penyelidikan.
Laporan ini telah diserahkan kepada Presiden Ranil Wickramasinghe. Para menteri partai yang baru muncul telah meminta presiden untuk mengungkapkannya di parlemen.
115 menteri muda partai juga mengirimkan surat kepada presiden.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

