
Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi India menjadi 6,1% pada tahun 2023.
Hari ini (31 Januari), Dana Moneter Internasional (IMF) merilis versi terbaru dari Laporan Pembangunan Ekonomi Dunia untuk Singapura. Oleh karena itu, Anda mengharapkan pertumbuhan ekonomi India menjadi 6,1% pada tahun 2023 dan meningkat menjadi 6,8% pada tahun 2024. Perekonomian India diperkirakan akan melambat pada tahun fiskal ini tetapi kemudian pulih.
Direktur Departemen Riset Dana Internasional mengatakan, “Prospek pertumbuhan India tidak berubah sejak perkiraan dikeluarkan Oktober lalu. Pertumbuhan ekonomi India pada tahun fiskal saat ini akan menjadi 6,8 persen. Ini akan berlanjut hingga 31 Maret. akan turun menjadi 6,1 persen pada Tahun Fiskal 2023. Kemudian kami perkirakan akan terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi India. Nantinya akan naik menjadi 6,8 pada tahun 2024.
Apalagi, Dana Moneter Internasional memperkirakan pertumbuhan ekonomi global sebesar 2,9 persen pada 2023 dan meningkat menjadi 3,1 persen pada 2024. Menurut laporan tersebut, laju pertumbuhan ekonomi China akan meningkat dari 4,4 persen menjadi 5,2 persen pada 2023.
IMF juga mencatat bahwa bank sentral di berbagai negara telah menaikkan suku bunga, mengklaim untuk mengendalikan inflasi, dan konflik yang sedang berlangsung antara Ukraina dan Rusia telah menekan aktivitas ekonomi. Laporan tersebut juga memperkirakan bahwa tingkat inflasi global masing-masing sebesar 6,6% dan 4,3% pada tahun 2023 dan 2024.

Siti Lestari adalah penulis di Poupnews.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Dengan perhatian pada perkembangan isu-isu aktual dan cerita yang relevan bagi masyarakat, Siti berupaya menghadirkan laporan yang informatif, seimbang, dan bermanfaat, sehingga pembaca dapat mengikuti berbagai peristiwa penting dengan lebih baik.
