Upacara peluncuran Ramana Maharishi dan ‘Sri Ramana Anuvuthi’ ke-143 diadakan kemarin di Meenakshi College of Engineering, Kudambakkam, Chennai.
Salinan pertama dokumen ini diperoleh oleh Hakim Pengadilan Tinggi Madras Vidyanathan untuk diterbitkan oleh Gubernur Tamil Nadu Ravi.
Berbicara pada kesempatan itu, Gubernur Rafi mengatakan:
Bagi India, itu tidak terlepas dari patriotisme dan pengabdian kepada Tuhan.
Ada berbagai masalah di India, baik internal maupun eksternal. Semua masalah ini telah meningkatkan persatuan India.
Sekularisme baru diperkenalkan di India pada tahun 1976. Kata sekuler berasal dari luar negeri.
Hanya ketika kedua gereja berperang di luar negeri, kata sekuler digunakan.
Sekularisme kami berarti bahwa kami menghormati semua agama secara setara. Kata sekuler memiliki arti yang berbeda di India.
Mereka mengaku sekuler dalam bahasa Tamil; Nyatanya, dia seharusnya hanya mengatakan “sekuler”.
Banyak negara di dunia menghadapi penurunan yang signifikan karena isu-isu seperti perubahan iklim. Karena perencanaan yang tepat, India berkembang.
Pembangunan India harus menjadi kombinasi antara patriotisme dan kesalehan. Pada 2047, India akan menjadi ekonomi besar.
Jadi dia berbicara.
Beberapa orang termasuk Sriram, penulis Sriramananubhuti Nual dan kepala Ramana Bhakta Samaj, penyanyi musik Carnatic Sudha Raghunathan terlibat dalam pekerjaan ini.

Siti Lestari adalah penulis di Poupnews.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Dengan perhatian pada perkembangan isu-isu aktual dan cerita yang relevan bagi masyarakat, Siti berupaya menghadirkan laporan yang informatif, seimbang, dan bermanfaat, sehingga pembaca dapat mengikuti berbagai peristiwa penting dengan lebih baik.

