Jaffna. Anggota Parlemen Anjajan Ramanathan menuntut agar Wakil Rektor bertindak sebagai pelindung universitas dan tradisi Tamil karena pemilihan untuk jabatan Wakil Rektor akan segera dilakukan.
Sehubungan dengan itu, dalam siaran pers yang dikeluarkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat,
Di antara universitas-universitas di Sri Lanka, Universitas Jaffna terbilang unik. Artinya, mereka menyumbangkan Perguruan Tinggi Parameshwarak dan membangun Universitas Jaffna.
Prof. Kailasapathy, Prof. Vidhyanandan dan Prof. Durairaja yang merupakan Wakil Rektor Jaffna University, yang didirikan atas sumbangan lembaga pendidikan kepada lembaga pendidikan, telah memberikan pelayanan yang luar biasa kepada masyarakat kita.
Dalam kasus seperti itu, Wakil Rektor Universitas Jaffna akan dipilih pada tanggal 12.
Jaffna. Tiga nama yang terpilih berdasarkan poin akan dikirim ke Presiden sementara empat calon akan bersaing untuk posisi Wakil Rektor Universitas.
Meskipun merupakan tanggung jawab presiden untuk memilih siapa pun yang disukainya sebagai wakil rektor, pemilihan seharusnya tidak menjadi pilihan untuk melaksanakan keputusan politik.
Oleh karena itu, saya tidak mencatat pendapat ini sebagai politisi, tetapi sebagai warga negara, saya merekamnya dengan adil bahwa tradisi dan ritual kita harus dilindungi.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

