Meskipun Kedutaan Besar India berupaya keras untuk menutupi hari-hari kelam di masa lalu, peringatan pembantaian di masa damai terus berlanjut.
JAFNA – Kegiatan peringatan pembantaian Kokovel Hindu College digelar di dekat gerbang utama kampus pada Selasa. Penghormatan cahaya lilin dan bunga diberikan kepada kerabat yang terbunuh dalam acara tersebut.
Pada tahun 1987, selama operasi penjaga perdamaian India, orang-orang yang mengungsi di Perguruan Tinggi Hindu di Koko dibantai.
Pada tanggal 24 Oktober 1987, Angkatan Darat India membantai lebih dari 50 warga sipil yang mengungsi di Perguruan Tinggi Hindu di Kuku, Jaffna.
Sementara itu, hari ini memperingati 36 tahun terbunuhnya 11 orang oleh Tentara India di kawasan Kalluvanchikodi Distrik Batticaloa pada periode yang sama tahun 1987 lalu.
Anggota Serikat Parlemen I. Chanakyan mengatakan masyarakat terus memperjuangkan keadilan dalam situasi di mana keadilan belum tercapai bagi orang-orang yang terbunuh.
Sementara itu, perdagangan bahan bakar Tiongkok juga memperoleh momentum di wilayah utara.
Sementara Sinopec memulai distribusi bensin di Jaffna awal bulan ini, Sinopec memperkenalkan varietas minyak dan memperkenalkan agen distribusi mulai hari Selasa.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

