Dalam upayanya mencapai perdamaian, Paus Fransiskus bertemu dengan beberapa pemimpin Kristen paling terkemuka di Timur Tengah di Tahta Suci.
Christopher Francis – Vatikan
Paus Fransiskus melakukan percakapan telepon dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengenai situasi yang sangat tragis di Tanah Suci, menurut juru bicara Vatikan Matteo Bruni.
Selama panggilan telepon Kamis pagi, Paus membahas ketegangan saat ini di Timur Tengah dan menyatakan keinginannya untuk mencapai perdamaian antara Israel dan Palestina dan memberikan status khusus kepada kota Israel, kata juru bicara Paus.
Bruni juga mengatakan bahwa presiden Turki menyampaikan kepada Paus keprihatinannya yang mendalam terhadap situasi tragis di Gaza.
Patut dicatat bahwa pada tanggal 22 Oktober, Paus Fransiskus melakukan percakapan selama 20 menit dengan Presiden AS Joe Biden tentang konflik di Timur Tengah.
Pada hari Jumat, 27 Oktober, Paus Fransiskus bertemu dengan beberapa pemimpin Kristen terkemuka di Timur Tengah di katedral.
Patriark Koptik Aleksandria, Ibrahim Isaac Strack, Patriark Melkite Yunani dari Antiokhia di Suriah, Youssef al-Absi, Patriark Maronit Antiokhia di Lebanon, Kardinal Bechara Boutros al-Rai, Patriark Kaldea Babilonia di Irak, Kardinal Louis Raphael Sako, dan Patriark Armenia Lebanon, Raphael, bertemu dengan Paus Fransiskus bersama Bedros XXI. Minassian pada hari Jumat di katedral.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
