Menurut Society of Plastic Surgeons, operasi plastik dapat mengancam jiwa tanpa campur tangan dokter yang terlatih dalam bidang bedah plastik.
Komite serikat dokter juga menyerukan diadakannya konferensi pers untuk mendidik keluarga tentang bahaya operasi plastik yang dilakukan oleh dokter yang tidak berkualifikasi.
Hal tersebut diungkapkan para dokter saat mengikuti konferensi pers dan memberikan komentarnya.
Operasi plastik yang serius
Amila Shasanka Ratnayake, seorang dokter spesialis di asosiasi tersebut, mengatakan bahwa banyak dokter yang tidak terlatih dan tidak berkualifikasi bekerja di bidang medis di negara tersebut, dan para dokter tersebut menimbulkan bahaya ketika melakukan operasi kosmetik.
“Baru-baru ini ada kabar bahwa sebuah rumah sakit swasta di Kandy telah memecahkan rekor dunia. Seorang ahli bedah dilaporkan mengeluarkan 13,5 liter minyak dari perut seorang wanita berusia 62 tahun.
Dalam jenis operasi ini, tidak lebih dari 8 liter yang dikeluarkan. Karena itu mengancam kehidupan. Ini bukan operasi pengurangan lemak. Ini adalah operasi untuk mengembalikan bentuk tubuh, jadi jangan mempertaruhkan nyawa demi kecantikan.
Ia menambahkan, pasca operasi tersebut, kondisi pasien semakin memburuk dan beberapa kali dirawat di rumah sakit dan kondisinya memprihatinkan.
| GABUNG SALURAN WHATSAPP TAMIL UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI NEGARA TERKINI DI SELULER ANDA Bergabung sekarang |

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.


