Seekor ular sanca batik sepanjang 27 kaki ditangkap di Indonesia setelah melilit pergelangan kaki seorang nelayan – tonton

Seekor ular sanca batik sepanjang 27 kaki ditangkap di Indonesia setelah melilit pergelangan kaki seorang nelayan – tonton

Jurnalisme viral

Jurnalisme viral | & nbsp Sumber gambar: & nbsp YouTube

Seekor ular sanca batik berukuran 27 kaki ditangkap di Padang Pariaman, Indonesia, setelah melilit pergelangan kaki seorang nelayan selama berjam-jam.

Menurut laporan L CerminNelayan itu sedang keluar menangkap ular ketika ia menginjak benda yang agak aneh yang ternyata adalah seekor ular besar.

Ular itu dengan cepat beralih ke mode bertahan hidup dan melingkari pergelangan kaki pria itu dan berusaha menerobos semak-semak.

Enam nelayan lainnya memperhatikan bahwa nelayan tersebut menderita ular tersebut dan menawarkan bantuan. Mereka menghabiskan beberapa menit untuk mencoba mengalahkan ular piton setinggi 27 kaki itu, dan juga mencoba meraih mulutnya untuk mencegah gigitannya.

Tonton videonya di sini:

“Ular itu saya temukan dulu. Saya berjalan di atasnya. Saya pikir itu batang kayu. Saya kaget. Ada enam orang yang mencoba melawan. Ular itu melilit kaki teman saya dan kami segera melepaskannya,” Tan Galwang dikatakan.

“Kami hanya mencari ikan, tapi ular itu kelihatannya seperti hadiah besar. Agama saya melarang saya makan ular, jadi saya tidak bisa memakannya,” tambahnya.

Ular tersebut dibawa ke kandang besar di sebuah desa di Kabupaten Padang Pariaman, dan kemudian dilepaskan beberapa mil jauhnya dari pemukiman, lapor surat kabar Mirror.

Ular sanca batik dianggap sebagai ular terpanjang di dunia dan panjangnya bisa mencapai 30 kaki.

READ  Catu Daya Standar: Saran Pemerintah Federal | dinamika

More From Author

Paus bertemu para pemimpin dunia – Vatican News

Paus bertemu para pemimpin dunia – Vatican News

Informasi yang dikeluarkan oleh Menteri mengenai impor kendaraan

Informasi yang dikeluarkan oleh Menteri mengenai impor kendaraan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *