Biro Investigasi Federal (FBI) telah menangkap seorang pria Pakistan karena diduga berencana membunuh mantan Presiden AS Donald Trump.
Pada tahun 2020, pada masa kepresidenan Donald Trump, pasukan AS membunuh panglima tertinggi Iran, Mayor Jenderal Qasem Soleimani. Sebagai tanggapan, Jaksa Agung AS Merrick Garland mengatakan bahwa Iran mengirim orang ke Amerika Serikat untuk membunuh para pemimpin politik penting dan pejabat tinggi di Amerika Serikat.
Menurut pejabat FBI, Asif Merchant, seorang warga negara Pakistan yang datang ke Amerika Serikat pada bulan Juni di bawah program tersebut, pernah tinggal beberapa waktu di Iran. Dikatakan juga bahwa Asif Merchant, yang memilih dua orang untuk dibunuh demi uang, memberi mereka uang muka sekitar US$5.000.
Baca juga: Keluhan tentang penjualan kertas soal NEET Master seharga Rs 70,000… kontroversi yang akan datang!
Asif Merchant ditangkap sehari sebelum Donald Trump ditembak saat kampanye di Pennsylvania, namun sumber FBI mengatakan penembakan itu tidak ada hubungannya dengan Asif.
.
- Pertama kali diterbitkan:

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
