Ketegangan meningkat di Teluk Persia setelah operasi militer Amerika Serikat dan Iran.
Pada 3 Januari, pesawat tak berawak AS membom Baghdad, termasuk komandan pasukan Iran, Qassem Soleimani dan Wakil Komandan Abu Mahdi Muhannadi. Pemerintah Iran telah menyatakan Presiden AS Donald Trump sebagai teroris, dan menyerukan balas dendam atas masalah tersebut.
Militer AS mengatakan bahwa sebuah bom mobil meledak di pusat perekrutan polisi Irak di Kasak, sebelah barat Mosul. Kemudian, pengadilan Iran mengeluarkan surat perintah di Al-Zawiya Al-Hamra yang mendesak penangkapan 40 orang, termasuk Presiden Trump.
Hari peringatan Qassem Soleimani dirayakan. Ketua Mahkamah Agung Iran Ibrahim Raisi mengatakan bahwa mereka yang membunuh Soleimani tidak akan aman di dunia.
Dalam hal ini, Amerika Serikat dan Iran saling menyalahkan karena telah memicu ketegangan di Teluk Persia.
Pada hari Kamis, Iran meminta Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan latihan militer AS di Teluk dan Kesultanan Oman.
Media Israel menerbitkan laporan media Arab, mengutip sumber AS yang tidak disebutkan namanya, bahwa Israel dan Arab Saudi memaksa Iran untuk menyerang fasilitas nuklirnya sebelum Trump lengser.
Pejabat senior militer AS, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa intelijen AS telah mendeteksi indikasi terbaru dari ancaman signifikan dari Iran, termasuk merencanakan serangan rudal terhadap kepentingan AS di Irak.
Seorang pejabat senior militer AS mengatakan Amerika Serikat juga melihat indikasi bahwa Iran mungkin merencanakan serangan terhadap sasaran AS di Timur Tengah.

Siti Lestari adalah penulis di Poupnews.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Dengan perhatian pada perkembangan isu-isu aktual dan cerita yang relevan bagi masyarakat, Siti berupaya menghadirkan laporan yang informatif, seimbang, dan bermanfaat, sehingga pembaca dapat mengikuti berbagai peristiwa penting dengan lebih baik.
