Aplikasi Chennai Eye Court ke Anna University
Chennai, Feb. 19-
Chennai iCourt telah memerintahkan Universitas Anna untuk mulai menerima siswa dengan mengikuti sistem reservasi pemerintah pusat untuk kursus 2 juta.
Mahasiswa Chitra dan Kughali, yang sedang mengikuti ujian masuk, mengajukan petisi di Pengadilan Pertama Chennai terhadap pengumuman Universitas Anna bahwa tidak akan ada penerimaan tahun ini untuk M.Tech. , Bioteknologi, M.Tech. Dan kursus teknologi komputer di Universitas Anna.
Dinyatakan bahwa menanggapi 69 persen sistem reservasi Tamil Nadu yang telah dipaksa mengikuti kebijakan reservasi dari 49,9 persen pemerintah pusat, dinyatakan tidak diterima mahasiswa. Kedua perguruan tinggi tersebut pada tahun 2020-2021 dan pemerintah pusat tidak akan ikut campur dalam kebijakan reservasi untuk negara bagian Tamil Nadu.
Kasus-kasus tersebut disidangkan di hadapan Hakim Bukahendi. Pada saat itu, juri bertanya-tanya bagaimana masalah tersebut akan diselesaikan untuk kepentingan mahasiswa dan apa yang akan dilakukan universitas untuk melanjutkan mata kuliah ini.
Anna University mengatakan bahwa ketika kasus itu dibawa untuk disidangkan lagi hari ini di hadapan Hakim Pocahendi, Dewan Pendidikan Teknis Seluruh India (AITC) memberikan persetujuannya untuk prosedur penerimaan siswa berdasarkan reservasi 49,9 persen oleh pemerintah pusat.
Hakim memerintahkan Universitas Anna untuk mulai mendaftarkan siswa berdasarkan reservasi 49,9 persen oleh pemerintah pusat tahun ini untuk siswa.

Fajar Wibowo adalah penulis di Poupnews.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu penting dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Fajar menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan kebutuhan informasi masyarakat.

