Dilaporkan bahwa seorang wanita muda yang berpartisipasi dalam protes terhadap pemerintahan militer di Myanmar ditembak mati oleh tentara dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Di Myanmar, rezim demokrasi Aung San Suu Kyi digulingkan dan tentara menguasai negara. Berbagai pihak, termasuk masyarakat umum, melakukan protes di Myanmar selama dua pekan terakhir. Protes di wilayah Neptov tiba-tiba berubah menjadi kekerasan. Banyak orang terluka ketika tentara tanpa pandang bulu menyerang warga sipil.
Mia Dwight Dwight King yang berusia 20 tahun terkena peluru di kepala dan terluka dalam serangan itu. Dia kemudian sembuh dan dirawat di rumah sakit. Menurut pihak rumah sakit, Mia Dwivedi King meninggal tanpa perawatan apapun.
Ini adalah kematian pertama dalam perjuangan melawan kekuasaan militer. Semua orang di negara itu memujinya setelah mendengar berita kematiannya. Dokter dilaporkan berada di bawah tekanan berat untuk tidak merawat Mia Dwivedi meskipun dia dirawat di rumah sakit.
Tampilan setelah:
0

Siti Lestari adalah penulis di Poupnews.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Dengan perhatian pada perkembangan isu-isu aktual dan cerita yang relevan bagi masyarakat, Siti berupaya menghadirkan laporan yang informatif, seimbang, dan bermanfaat, sehingga pembaca dapat mengikuti berbagai peristiwa penting dengan lebih baik.
