Mencoba menghapus papan nama gang Aurangzeb di Delhi dengan tinta hitam: 11 penangkapan oleh polisi |  Mencoba mendiskreditkan papan nama gang Aurangzeb di Delhi: Investigasi polisi 11

Mencoba menghapus papan nama gang Aurangzeb di Delhi dengan tinta hitam: 11 penangkapan oleh polisi | Mencoba mendiskreditkan papan nama gang Aurangzeb di Delhi: Investigasi polisi 11

Polisi sedang menyelidiki 11 orang yang berusaha menghancurkan papan nama bertuliskan nama gang Aurangzeb di Delhi dengan menyemprotkan tinta hitam.

Jalan Dr. ABJ Abdul Kalam terletak di bagian utama dari bagian timur Delhi. Sebelumnya dikenal sebagai Jalan Aurangzeb.

Nama diubah pada 28 Agustus 2015 atas nama New Delhi Municipal Corporation. BJP mendapat kecaman dari Ketua Menteri Delhi Arvind Kejriwal dan banyak sejarawan terkemuka dan pemimpin partai politik.

Namun, nama gang Aurangzeb di seberang jalan tetap tidak berubah. Sebuah upaya telah dilakukan untuk menyemprotkan tinta hitam kemarin.

Mengetahui hal ini, kantor polisi Tarik Tughlaq di daerah tersebut bergegas ke lokasi dan mengambil tindakan. Sebelas orang ditangkap dan dibawa ke kantor polisi, dan penyelidikan sedang dilakukan.

Karena itu, ini bukanlah upaya pertama untuk menghapus papan nama gang Aurangzeb. Upaya telah dilakukan untuk menghancurkan tinta berkali-kali sebelumnya.

Anggota Parlemen BJP Mahesh Giri adalah orang pertama yang menuntut penggantian nama Jalan Aurangzeb. Perlu dicatat bahwa pada 10 Februari 2018, sebuah organisasi kesejahteraan sosial di Delhi memberinya penghargaan ‘Veera Shivaji’ sebagai pengakuan atas hal ini.

READ  Seratus tahun kelahiran N. Sankariya: Selamat kepada Perdana Menteri Stalin | MK Stalin mengucapkan selamat kepada N Sankaraiah

More From Author

Coronavirus Baru: Coronavirus Baru Lainnya?  Tidak tahan lagi!  Strain lain dari virus Corona yang bermutasi menginfeksi 16 orang di Inggris

Coronavirus Baru: Coronavirus Baru Lainnya? Tidak tahan lagi! Strain lain dari virus Corona yang bermutasi menginfeksi 16 orang di Inggris

Arab Saudi melarang masuk ke 20 negara, termasuk India  Arab Saudi untuk sementara melarang 20 negara, termasuk India

Arab Saudi melarang masuk ke 20 negara, termasuk India Arab Saudi untuk sementara melarang 20 negara, termasuk India

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *