Rakyat Myanmar, yang telah memerangi rezim militer dengan berbagai cara setiap hari, melancarkan perang telur Paskah kemarin.
Nebedov:
Paskah, hari kebangkitan Yesus Kristus, dirayakan di seluruh dunia kemarin. Hal pertama yang terlintas di benak Anda saat memikirkan Paskah adalah telur Paskah yang berwarna-warni. Telur Paskah ini sangat populer di negara-negara barat.
Dalam konteks ini, masyarakat Myanmar yang setiap hari melawan rezim militer dengan berbagai cara melancarkan perjuangan telur paskah kemarin.
Para pengunjuk rasa menggambar gambar anti-kudeta pada telur Paskah untuk mengekspresikan oposisi mereka
Di Yangon dan Mandalay, demonstran berbaris membawa telur Paskah dan meneriakkan slogan anti-rezim.
Selain itu, pengunjuk rasa juga melancarkan aksi Nidal Zuhur. Oleh karena itu, para pengunjuk rasa meletakkan karangan bunga di jalan-jalan untuk mengenang para pengunjuk rasa yang terbunuh oleh peluru tentara.
https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
