Myanmar berada di bawah kekuasaan militer sejak 1 Februari.
Nebeda:
Di Myanmar, militer telah menangkap dan menahan beberapa pemimpin, termasuk Perdana Menteri Aung San Suu Kyi yang terpilih. Dia sedang dalam tahanan rumah.
Orang-orang Myanmar telah bertempur selama berbulan-bulan melawan kekuasaan militer. Tentara Myanmar mendatangkan malapetaka pada penduduk yang bertempur. Lebih dari 800 warga sipil telah tewas sejauh ini dalam serangan militer di Myanmar.
Dalam konteks ini, para guru sekolah melakukan protes terhadap rezim militer pada Februari lalu. Pejabat Angkatan Darat memerintahkan penangkapan 1.25.000 orang yang terlibat.
Seorang pejabat dari Serikat Guru Myanmar mengatakan langkah itu sebagai tanggapan atas pawai protes menentang kudeta militer.
Selain itu, 19.500 pegawai universitas dikatakan telah dipecat.
Menurut data terbaru di Myanmar, 4,3 guru bekerja dalam dua tahun terakhir.
https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
