Delegasi anggota tim Angkatan Laut Prancis yang mengunjungi Sri Lanka pada 7 Juni 2021 telah diberikan izin untuk mengunjungi taman nasional Yala, Minneria-Guadula dan Udawalawe serta taman ekologi Habarana.
Ini adalah taman yang telah ditutup karena epidemi Pemerintah-19.
Sebuah tim yang terdiri dari 750 personel dari Angkatan Laut Prancis akan mengunjungi Sri Lanka dengan dua kapal dari 7 Juni hingga 11 Juni sebagai bagian dari Gelembung Keamanan Hayati.
Mereka meminta untuk mengunjungi taman nasional.
Atas permintaan mereka, Departemen Margasatwa dan Konservasi Margasatwa telah setuju untuk mengunjungi taman nasional ini dalam kondisi gelembung yang ekstrim.
Komisi Pengembangan Pariwisata mengatakan Angkatan Laut Sri Lanka akan memastikan pedoman kesehatan selama kunjungan.
Gelembung wisata asing ini diatur di tingkat diplomatik atas permintaan Kedutaan Besar Prancis di Kolombo. Menurut Kedutaan Prancis, kunjungan tiga hari itu akan mendatangkan 250 juta rupee ke Sri Lanka.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
