Patroli Panas: Sobolakshmi akan menjadi pembicara berikutnya?  |  kebocoran panas

Patroli Panas: Sobolakshmi akan menjadi pembicara berikutnya? | kebocoran panas

Bagian berita

Diposting: 13 April 2021, 13:39 WIB

diperbarui: 13 April 2021, 13:39 WIB

Diposting: 13 April 2021 13:39
Pembaruan terbaru: 13 April 2021 13:39

kebocoran panas

dalam blok modal. Beberapa di dalam partainya memberontak terhadap pemberian kursi PPK kepada mantan menteri Subulakshmi Jagagadisan. Acre telah mengatasi semuanya dan berada di ambang kesuksesan. Subulakshmi mendapat dukungan dari lebih dari tiga puluh serikat tani saat ia menjadi panitia yang menyiapkan manifesto pemilihan. Fakta bahwa AIADMK tidak berlaga di kubu oposisi di stadion BJP juga menegaskan kemenangannya. Jika Subbulakshmi menang, menteri akan bertanya pada dirinya sendiri lagi, “Tidak ada kemungkinan itu. Pembicaraan sedang berlangsung di puncak DMK untuk mendudukkan seorang saudari yang berpengalaman di kursi pembicara. Jika itu terjadi, Subbulakshmi Akka dan DMK akan bangga untuk jadilah juru bicara wanita permanen pertama untuk Tamil Nadu.” ‘ kata para pendukung Subulakshmi.

Juga, untuk berita menarik, menarik, dan politik, kunjungi https://www.hindutamil.in/kamadenu

இந்த ஊரடங்கு காலத்தில் வீட்டை விட்டு வெளியே வராமல் நமக்கு நாமே சமூக விலகல் ( Social Distancing) செய்து கொள்வோம். செய்தி ஊடகங்களின் வழியே உலகுடன் தொடர்பில் இருப்போம். பொதுவெளியில் இருந்து தனிமைப்படுத்திக் கொண்டு கரோனா பரவலைத் தடுப்பதில் நம் பங்கை முழுமையாக இந்த சமூகத்துக்கு அளிப்போம்.

CoVid-19 கரோனா தடுப்பு / விழிப்புணர்வு கையேடு - இலவசமாக டவுன்லோடு செய்து பயன்பெறுங்கள்!

- வாசகர்கள் நலனில் அக்கறையுடன் இந்து தமிழ் திசை

Jangan lewatkan kesempatan!

READ  Kapal selam INS 'Wagir' diluncurkan di India untuk Angkatan Laut | Ins Fager

More From Author

Satelit meteorologi baru: berhasil diluncurkan oleh China-Dinamani

Satelit meteorologi baru: berhasil diluncurkan oleh China-Dinamani

Tentara Afghanistan melarikan diri ke negara tetangga, takut akan nyawa mereka!

Tentara Afghanistan melarikan diri ke negara tetangga, takut akan nyawa mereka!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *