Ismail Sabri Yaqoub, 61, telah terpilih sebagai perdana menteri kesembilan Malaysia.
Raja Malaysia Abdullah mengumumkan Jumat malam setelah berbagai konsultasi.
Mahathir Mohamad, perdana menteri Malaysia, tiba-tiba mengundurkan diri karena perbedaan pendapat dengan partai koalisi.
Selanjutnya, Muhyiddin Yassin, yang saat itu menjabat Menteri Dalam Negeri, membentuk koalisi baru dengan pendukung dan oposisinya untuk menjadi perdana menteri. Dia juga mengundurkan diri beberapa hari lalu karena krisis koalisi.
Dalam hal ini, partai koalisi menawarkan untuk menerima Wakil Perdana Menteri Ismail Sabri Yaqoub sebagai calon perdana menteri. Amnu, yang menyebabkan krisis bagi Ismail Yassin, juga merupakan ajudan pemimpin partai.
Kemudian, setelah melalui berbagai putaran konsultasi, Raja Abdullah Sabri Yaqoub terpilih sebagai Perdana Menteri Malaysia kesembilan.
Pelantikannya berlangsung pada Jumat sore. Hal ini diharapkan dapat mengakhiri gejolak politik dan konflik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

