Media Sri Lanka Selatan melaporkan bahwa Komisi Hak Asasi Manusia Sri Lanka telah turun tangan secara langsung untuk menyelidiki kasus yang sangat kontroversial yang melibatkan Bohan Ratwat.
Dilaporkan, tiga petugas koordinator regional Komisi Hak Asasi Manusia Sri Lanka pergi ke penjara Anuradhapura pada 15 September untuk menyelidiki insiden tersebut.
Seorang pejabat Komisi Hak Asasi Manusia Sri Lanka berkomentar bahwa insiden itu sedang diselidiki untuk mengungkap kebenaran.
Diduga Menteri Luar Negeri Lohan Ratwatte, yang mengunjungi penjara Anuradhapura pada 12 bulan ini, membuat dua tahanan politik Tamil berlutut dan mengancam mereka dengan pistol di kepala. Insiden tersebut menimbulkan kegemparan di pemerintahan Kolombo dan dikecam oleh berbagai kalangan.
Tuntutan juga telah dibuat untuk penangkapan dan pemecatan Lohan Ratwat dari jabatannya. Selanjutnya, Lohan Ratwat mengundurkan diri sebagai Menteri Negara Penatausahaan dan Rehabilitasi Lapas.
Dalam konteks ini, dilaporkan bahwa Komisi Hak Asasi Manusia Sri Lanka telah meluncurkan penyelidikan langsung atas masalah tersebut. Saya telah diberitahu bahwa semua saksi yang bertanggung jawab yang terlibat dalam insiden ini akan segera dipanggil untuk ditanyai oleh Komisi Hak Asasi Manusia Sri Lanka.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
