Bisakah penyakit fisik dideteksi dengan berjabat tangan?

Bisakah penyakit fisik dideteksi dengan berjabat tangan?

Chennai: Saat ini, jabat tangan sudah menjadi hal yang lumrah ketika dua orang bertemu. Ini merupakan ekspresi rasa hormat dan jabat tangan ini dapat menentukan apakah seseorang itu dominan, lembut, suka memerintah, atau tunduk.

Dengan demikian, peneliti mengatakan bahwa kesehatan seseorang dapat diprediksi dari kekuatan genggaman tangannya. Besarnya tenaga yang kita keluarkan saat mengumpulkan atau membawa dengan tangan, seperti membawa tas belanjaan yang berat atau membuka toples madu, menunjukkan betapa sehatnya tubuh.

Kekuatan genggaman tangan menunjukkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Getaran yang kurang kuat menandakan sel-sel tubuh lebih cepat matang. Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Health, Population and Nutrition menunjukkan bahwa berjabat tangan adalah tanda penting kesehatan.

Diabetes, penyakit kardiovaskular, stroke, penyakit ginjal kronis, beberapa jenis kanker, tulang lemah, sarkopenia, penyakit hati kronis, dll. juga dikaitkan dengan penurunan kekuatan genggaman tangan. Studi ini juga menunjukkan bahwa jabat tangan merupakan biomarker penting bagi kesehatan.

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa ia mengandung komponen potensial untuk mengidentifikasi berbagai masalah kesehatan. Kekuatan jabat tangan dapat diukur dengan menggunakan alat portabel sederhana yang disebut dinamometer Jamar. Agar jabat tangan kuat, otot kita harus kuat terlebih dahulu.

Jika otot lemah, penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker dapat menunda pemulihan. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan otot harus diberikan pentingnya, kata Dr Anup Mishra, Penjabat Ketua dan Direktur, Departemen Diabetes dan Endokrinologi. Kelemahan otot sendiri merupakan penyebab utama diabetes.

Mengukur kekuatan jabat tangan bisa sangat berguna untuk pencegahan penyakit. Hal ini akan mengarah pada deteksi dini dan pengobatan masalah kesehatan, kata Dr. Anup Mishra. Dr Mishra juga mengatakan bahwa dia sedang melakukan penelitian untuk mengevaluasi kekuatan jabat tangan dan hubungannya dengan penyakit.

READ  Kabar baik bagi lulusan - 34.000 bergabung dengan layanan pemerintah

Baca juga: Apakah Anda perlu mencuci kaki agar tidur lebih nyenyak? – Apa kata para ahli?

More From Author

Seseorang ditangkap karena mencuri ponsel senilai Rs 1 lakh di Vavuniya

Seseorang ditangkap karena mencuri ponsel senilai Rs 1 lakh di Vavuniya

Sri Lanka adalah negara yang membayar bunga pinjaman tertinggi selama lebih dari 20 tahun

Sri Lanka adalah negara yang membayar bunga pinjaman tertinggi selama lebih dari 20 tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *