April 14, 2024

poupnews

Berita Lengkap Dunia

Jurnal Ilmu Politik diterbitkan oleh Universitas Jaffna

Jurnal Ilmu Politik diterbitkan oleh Universitas Jaffna

Upacara penerbitan jilid keenam “Arasariviyalalan”, jurnal Persatuan Ilmu Politik Universitas Jaffna, diadakan di Balai Kesenian Kailasapati.

Jaffna. Acara tersebut dipimpin oleh Presiden Asosiasi Ilmu Politik Universitas, Sue Delaxan.

Wakil Rektor Universitas Jaffna Prof C. Sri Charkunarasa dan Ketua IPC Group Kandiya Bhaskaran turut berpartisipasi dalam acara yang dimulai pukul 15.00 hari ini (04.03.2024) dengan penyalaan Lampu Mangala.

salinan pertama

Dekan Seni, C. Raghuram, adalah tamu istimewa, Profesor K. R. Ganesalingam, Ketua Departemen Ilmu Politik, dan Dosen Departemen Ilmu Politik, N. Darmini, rekan. Yasmika dan banyak lainnya berpartisipasi sebagai tamu. Menghormati.

Usai sambutan, dilanjutkan dengan sambutan Presiden dan sambutan khatib yang disampaikan oleh Profesor K. R. Ganesalingam, Ketua Departemen Ilmu Politik Universitas Jaffna, Jaffna juga menyampaikan ucapan selamat. Sambutan disampaikan oleh Wakil Rektor sekaligus tamu utama acara Profesor Sirisakonarasa dan Dekan Ilmu Pengetahuan Profesor C Raghuram yang diikuti oleh dosen Departemen Ilmu Politik, K.o. Jasmiya.

Buku tersebut kemudian diterbitkan dan didistribusikan secara khusus setelah menerima salinan pertama dari Ketua Grup IPC Kandya Bhaskaran.

Peserta

Kuliah disampaikan oleh C.A. Utilingam, Dosen Tamu dan Analis Politik, Pusat Penelitian Ilmu Sosial, Universitas Jaffna, dan dilanjutkan dengan pidato penerimaan oleh editor.

Jurnal Ilmu Politik Diterbitkan di Universitas Jaffna 06 Volume Edisi Jurnal Aarasaviyalalan

Para profesor, dosen, dekan, mahasiswa, industrialis, simpatisan dan aktivis Universitas Jaffna berpartisipasi dalam acara tersebut.

IBC Tamil untuk mengetahui berita secara instan Ada apa Bergabung…!

GaleriGaleri

READ  Corona bangkit lagi ... dalam 5 hari ... China membangun rumah sakit berkamar 1.500 | China sedang membangun rumah sakit dalam 5 hari setelah peningkatan kasus Covid-19