November 27, 2022

poupnews

Berita Lengkap Dunia

KTT G20: Perdana Menteri akan mengunjungi Indonesia hari ini

Perdana Menteri Narendra Modi akan berangkat ke Indonesia pada hari Senin untuk kunjungan resmi tiga hari untuk menghadiri KTT G20.

Pada konferensi yang akan diadakan pada 15-16 November di Bali, Indonesia, Perdana Menteri Modi dan kepala negara anggota akan membahas ekonomi global, energi, lingkungan, transformasi digital, masalah Ukraina dan implikasinya.

Menteri Luar Negeri India Vinay Kwadra pada hari Minggu mengatakan Perdana Menteri Modi akan mengambil bagian dalam tiga sesi penting terkait pangan, ketahanan energi, transformasi digital, dan kesehatan.

Konferensi tersebut akan dihadiri oleh Presiden AS Joe Biden, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Jerman Olaf Schulz, Presiden China Xi Jinping dan lainnya. Terkait hal itu, disebutkan pula bahwa Perdana Menteri Modi akan mengadakan pembicaraan bilateral dengan para pemimpin berbagai negara.

45 jam – 20 program: Perdana Menteri Modi akan menghabiskan 45 jam di Bali, di mana ia akan berpartisipasi dalam sekitar 20 program. Sumber resmi mengatakan bahwa kunjungan Perdana Menteri Modi akan membuahkan hasil karena akan ada pertemuan bilateral dengan para pemimpin 10 negara dan sebuah program di mana orang-orang asal India akan berpartisipasi.

Di G20, sekelompok negara maju dan berkembang penting di dunia, Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Cina, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea Selatan, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Selatan juga menghadiri pertemuan Afrika, Turki, Inggris, Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Negara-negara konfederasi ini menyumbang 85 persen dari total produksi dunia dan 75 persen dari perdagangan luar negeri. Negara-negara ini memiliki dua pertiga dari populasi dunia.

Sementara Indonesia saat ini memegang kursi kepresidenan G20, India akan resmi menjabat pada 1 Desember.

READ  Siapa Shetkari Sanghatana, kelompok yang mendukung pemerintah dalam undang-undang pertanian