Desember 5, 2021

poupnews

Berita Lengkap Dunia

Mengapa Indonesia melarang Front Pembela Islam atau FBI?

Pemerintah Indonesia telah melarang Front Pertahanan Islam (ISF), sebuah kelompok agama garis keras yang beroperasi di negara-negara mayoritas Muslim di dunia, di tengah meningkatnya ketegangan politik. Grup tersebut saat ini dilarang karena pemimpin spiritualnya, Rizik Shihab, melakukan perjalanan ke Arab Saudi bulan lalu. Kelompok tersebut juga dikatakan telah dilarang karena oposisi dapat menggunakan kekuasaannya untuk melawan Presiden Joko Widodo.

Apa Front Pertahanan Islam?

Front Pembela Islam yang dibentuk pada akhir 1990-an dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dan FBI. Selain itu, organisasi keagamaan yang mendukung hukum Islam yang ketat ini menjadi terkenal di bar dan bordil karena mengancam kaum minoritas. Pengaruh politik kelompok tersebut telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dan FBI telah memainkan peran utama dalam protes massa terhadap mantan gubernur Jakarta yang beragama Kristen, yang dipenjara pada tahun 2016 karena menghina Islam.

Siapa pemimpinnya?

Organisasi tersebut diketuai oleh ustadz berusia 55 tahun Risik Shihab, yang telah menjadi tokoh kontroversial di Indonesia selama bertahun-tahun. Dia dipenjara pada 2008 karena menghasut kekerasan dan meninggalkan negara itu pada 2017. Selanjutnya, dia didakwa dengan pornografi dan menghina kebijakan pemerintah. Setelah dia dibebaskan dari dakwaan, pengadilan memerintahkan polisi untuk menyelidiki kembali kasus pornografi terhadapnya.

Dan partisipasi Rizik dalam lebih banyak aksi unjuk rasa di tahun 2016 menimbulkan kekhawatiran tentang kebangkitan Islam dalam politik. Sementara itu, bulan lalu ribuan orang berunjuk rasa menyambut kedatangan Rizik kembali ke Indonesia. Namun dia ditangkap dengan tuduhan melanggar batasan yang diberlakukan akibat ancaman Corona.

Seberapa besar kekuatan Islam dalam politik Indonesia?

Dengan hampir 90% populasi Muslim Indonesia, Islam selalu memainkan peran kunci dalam politik negara. Selain itu, selama aksi unjuk rasa di tahun 2016, organisasi yang dipimpin oleh FBI dan kelompok Islam lainnya memainkan peran kunci dalam politik agama yang berkembang. Dalam upaya menarik lebih banyak pemilih Islam, pada 2019, Presiden Djokovic memilih ulama senior Marouf Amin sebagai wakil presiden.

READ  Kami mensimulasikan Manchester United vs Chelsea untuk mendapatkan prediksi skor

Setelah Razeek tinggal di luar negeri, kelompok Islam garis keras seperti FBI tetap diam. Tetapi ketika Risik kembali ke negara itu, dia bertemu dengan beberapa partai oposisi besar dan memulai babak baru yang disebut “Revolusi Moral.” Ini menjadi tantangan bagi Presiden Djokovic pada pemilu 2024 mendatang.

Apa yang terjadi selanjutnya?

Dalam beberapa jam setelah kepala pertahanan mengumumkan larangan tersebut, novelis senior Pamukmin berkata, “Kami membela negara dari pengkhianat.” Kata. Dia lebih lanjut menambahkan bahwa meskipun pemerintah telah melarang FBI, namun FBI akan direformasi lagi.

Sementara keputusan itu bermotif politik, para analis keamanan mengatakan itu tidak akan berbuat banyak untuk mengatasi pandangan minoritas yang terpinggirkan.

“Dapatkan semua berita tentang Tamil Indian Express di aplikasi Telegram segera t.me/ietamil

Dapatkan semua Berita Tamil Terbaru dan Tamil Nadu News di Indian Express Tamil. Anda juga dapat menangkap semua Berita Dijelaskan Tamil terbaru dengan mengikuti kami di Indonesia dan Facebook