Oktober 5, 2022

poupnews

Berita Lengkap Dunia

Pasangan Indonesia memesan penerbangan penuh untuk menghindari penyebaran korona!

Tampilkan foto

Sudah setahun sejak penyakit mematikan bernama korona memasuki hidup kita. Di tahun 2020 lalu kita sudah melihat banyak hal aneh selain teror korona. Tapi tidak ada yang seaneh memesan seluruh penerbangan untuk perjalanan mereka. Perjalanan bahkan lebih mengancam karena virus korona baru mengelilingi kita. Pada titik ini seseorang dari Jakarta telah menempuh perjalanan melalui zaman Corona ke tingkatan yang baru.

Menurut Mashable SE Asia, seorang pria asal Jakarta melakukan tindakan untuk melindungi dirinya dan pasangannya dari infeksi corona selama penerbangan. Disebutkan bahwa dia telah memesan seluruh penerbangan dari Jakarta ke Bali. Richard Muljadi, pengusaha dari komunitas ternama Jakarta, membagikan foto dirinya duduk di pesawat kosong di halaman Instagram-nya pada 4 Januari lalu.

Dalam postingan itu dia menyebutkan dengan caption, “Saya telah memesan tempat sebanyak mungkin. Ini lebih murah daripada mendapatkan jet pribadi. #LIFEHACKS”. Dia juga menyebutkan di cerita lain, “Kami harus memastikan tidak ada orang di pesawat kecuali kami. Mungkin kami akan membatalkan perjalanan kami jika ada orang lain. Bye.Ghost Ship.” Seperti yang diposting.Bagaimanapun, peretasan kehidupan ini membutuhkan sedikit lebih banyak uang. Keputusan tersebut diambil karena pasangan tersebut sempat “super paranoid” tentang penyakit virus corona. Muljadi dan istrinya, Shalvin Chang, diyakini telah mengurangi kemungkinan terinfeksi karena bepergian dengan pesawat tanpa ada orang lain di dalamnya. Klaim Muljadi untuk memesan seluruh penerbangan tersebut dikonfirmasi oleh Lion Air Group, pemilik Patrick Air. Mereka mengatakan pasangan itu telah memesan penerbangan ID-6502 dari Jakarta ke Denpasar Bali.

READ  Jokowi meluncurkan stasiun TVRI Papua Barat pada Hari Sumpah Pemuda - Nasional
/1039154/News18_Tamil/News18_Tamil_ImpressionTracker/News18_Tamil_ImpressionTracker_BharatMatrimony
bharat matronay static ads end -->


Pertama kali diterbitkan: 10 Januari 2021