London:
kekuasaan Taliban di Afganistan. Setelah penarikan penuh pasukan Amerika dari sana, mereka menempatkan negara di bawah kendali penuh mereka dan memberlakukan pembatasan yang ketat.
Berbagai larangan diberlakukan terutama pada perempuan.
Dalam kasus ini, sebuah organisasi Inggris melaporkan bahwa 3 warga Inggris ditangkap dan dipenjarakan oleh Taliban di Afghanistan.
“Kami pikir mereka sehat dan baik-baik saja,” kata Scott Richards dari organisasi tersebut.
Dia mengatakan tidak ada bukti untuk percaya bahwa mereka disiksa. Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan bahwa kami bekerja keras untuk mendapatkan akses konsuler ke warga negara Inggris yang ditahan di Afghanistan. Dia mengatakan kami mendukung keluarga mereka.
Diyakini bahwa Taliban menangkap dua dari tiga orang tersebut sejak Januari lalu. Tidak diketahui kapan orang ketiga itu ditahan. Upaya sedang dilakukan untuk menyelamatkan mereka.
Tahun lalu, Taliban menangkap 5 orang dari Inggris. Patut dicatat bahwa mereka dibebaskan setelah 6 bulan.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
