Highlight:
- Kabar gembira untuk pegawai negeri
- Info super dirilis!
Di Afghanistan, sebuah negara di Asia Selatan, rezim dan kekuasaan digulingkan Agustus lalu, hampir 20 tahun setelah penarikan pasukan AS. Taliban Organisasi mengambil alih. Pemerintah sementara dibentuk dipimpin oleh Mullah Akund, seorang pemimpin senior Taliban.
Setelah perebutan kekuasaan Taliban di Afghanistan, masyarakat internasional dan Bank Dunia memotong bantuan keuangan ke negara itu. Jadi sepertinya ada krisis keuangan. Sejak September lalu, Taliban dilaporkan tidak membayar gaji pegawai pemerintah. Sementara itu, sejumlah guru menggelar aksi protes di ibu kota, Kabul, menuntut segera pembayaran tunggakan yang sudah hampir empat bulan tidak dibayar.
Dalam hal ini, gaji PNS yang belum dibayar selama tiga bulan akan dibayarkan mulai hari ini (Sabtu). Afganistan Juru bicara Taliban Sabiqullah Mujahid mengatakan Kementerian Keuangan menolak. Pegawai pemerintah, termasuk guru pemerintah, senang dengan pengumuman Taliban.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
