Dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia, InJourney Group menghadirkan kegiatan Seni Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan di Sarinah, Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang bagi seniman, komunitas budaya, pelaku UMKM, pemangku kepentingan pariwisata, dan masyarakat untuk berkarya, berkontribusi, serta menjaga keberagaman budaya Nusantara dalam semangat gotong royong.
Seni Rakyat Menjadi Ruang Pelestarian Budaya Indonesia
Kegiatan Seni Rakyat tidak hanya menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga wadah bagi masyarakat untuk memperkenalkan karya, kreativitas, dan potensi budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
Lebih dari 1.500 seniman memperoleh ruang untuk berkarya dan tampil. Beragam ekspresi budaya ditampilkan, mulai dari pertunjukan angklung, Tari Hudoq, Reog Ponorogo, hingga Tari Topeng Kolosal yang melibatkan lebih dari 100 penari.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan 17 instalasi topeng karya seniman dan 81 karya dari perajin janur. Sebanyak 100 UMKM turut mendapatkan ruang untuk memperkenalkan serta memasarkan produk mereka kepada masyarakat.
Bagi InJourney Group, keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan luasnya ekosistem pariwisata Indonesia. Pariwisata tidak hanya berkaitan dengan bandara, hotel, dan destinasi, tetapi juga masyarakat yang menghidupkan pengalaman wisata melalui seni, budaya, kreativitas, produk lokal, dan keramahtamahan.
Kemerdekaan Dimaknai Melalui Kontribusi Nyata
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan bahwa kemerdekaan bukan hanya momentum untuk dirayakan, tetapi juga kesempatan untuk memberikan kontribusi dan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Bagi kami, kemerdekaan adalah tentang bagaimana kami berpartisipasi dan berkontribusi. Melalui Seni Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan, kami ingin menciptakan ruang bagi masyarakat untuk berkarya, agar budaya Indonesia terus hidup, dan berbagai unsur dalam ekosistem pariwisata dapat tumbuh bersama. Semangat ini kami sampaikan melalui gotong royong, kepedulian, dan kontribusi nyata,” ujar Maya.
Semangat tersebut juga diwujudkan melalui empat program unggulan InJourney bersama anak perusahaannya, yakni InJourney UMKM, InJourney Peduli Masyarakat, Rumah Keramahtamahan InJourney, dan InJourney Hijau.
Dalam momentum kemerdekaan, empat program tersebut diwujudkan melalui kontribusi yang mencakup 81 UMKM, 810 pelaku pariwisata, 8.100 buku, serta 81.000 pohon dan mangrove.
Program ini menjadi bagian dari komitmen InJourney Group untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan kemampuan pelaku pariwisata, pendidikan, kegiatan sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Sarinah Hadirkan Ruang untuk Mengenal Budaya Nusantara
Sebagai bagian dari InJourney Group, Sarinah dipercaya melaksanakan kegiatan tersebut. Bagi Sarinah, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyediakan ruang bagi masyarakat untuk mengenal, menikmati, dan merayakan kekayaan budaya Indonesia.
Direktur Utama Sarinah, Raisha Syarfuan, mengatakan, “Bagi Sarinah, budaya selalu memiliki cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, kami ingin terus menghadirkan kegiatan yang memungkinkan masyarakat melihat dan mengalami keberagaman Indonesia. Semangat ini juga kami bawa melalui berbagai kegiatan yang dihadirkan Sarinah sepanjang tahun, termasuk Festiloka.”
Doa Bersama dan Solidaritas untuk Masyarakat Terdampak Bencana
Di tengah momentum kemerdekaan, InJourney Group juga mengajak masyarakat menunjukkan kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana, khususnya di Nusa Tenggara Timur dan wilayah Sumatra.
Sebagai bentuk empati, kegiatan Seni Rakyat di Sarinah diawali dan disertai doa bersama serta mengheningkan cipta bagi masyarakat yang terdampak bencana.
InJourney Group juga membuka wadah donasi bagi masyarakat terdampak gempa bumi di NTT melalui kolaborasi dan sinergi antara badan usaha milik negara bersama Bank Rakyat Indonesia. Donasi yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Ribuan Kilogram Bantuan Mulai Disalurkan
Bantuan disiapkan berdasarkan penilaian kebutuhan di lapangan agar penyalurannya tepat sasaran. Prioritas bantuan meliputi pangan dan air minum, layanan kesehatan, logistik tanggap darurat, serta kebutuhan kelompok rentan.
Bantuan yang telah dimobilisasi dan disalurkan mencakup 4.600 kilogram beras, 4.080 liter air minum, 32 dus mi instan, 21 dus susu UHT, serta berbagai bahan pangan lainnya.
Untuk kelompok rentan, bantuan meliputi 65 paket popok bayi, 50 paket makanan bayi, dan 1.300 perlengkapan kebersihan. Dukungan kesehatan juga diberikan berupa obat-obatan dan perlengkapan kesehatan dasar.
Sementara itu, kebutuhan tempat tinggal sementara didukung melalui penyaluran terpal, kasur, bantal, dan selimut.
Salah satu titik penyaluran bantuan berada di Stasi Antonius Leda, Paroki Wajur, kawasan Kolang. Lokasi tersebut mendukung 23 keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat dan saat ini mengungsi secara mandiri di dalam tenda.
Penyaluran bantuan dikoordinasikan melalui ITDC sebagai penghubung InJourney Group di NTT bersama Satuan Tugas BUMN Peduli di NTT, Bank Rakyat Indonesia, dan Posko Bencana Labuan Bajo. ITDC juga melakukan penilaian di sejumlah lokasi terdampak di sekitar kawasan Golomori, Manggarai Barat, untuk menentukan prioritas bantuan.
Direktur Sumber Daya Manusia dan Digital InJourney, Herdy Harman, mengatakan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari semangat gotong royong yang ingin terus dibangun.
“Di tengah momentum kemerdekaan, kami juga diingatkan bahwa masih ada saudara-saudara kita yang membutuhkan dukungan. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan, menguatkan, dan membantu sesuai kemampuan masyarakat terdampak di NTT. Sekecil apa pun dukungan, jika dilakukan bersama-sama, dapat memberikan makna,” ujar Herdy.
Kemerdekaan Dimaknai dengan Gotong Royong
Bagi InJourney Group, Seni Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan menjadi gambaran bahwa kemerdekaan dapat dimaknai melalui berbagai bentuk kontribusi, mulai dari melestarikan budaya, membuka ruang bagi masyarakat untuk berkarya, memberdayakan pelaku ekonomi dan pariwisata, menjaga lingkungan, hingga bergerak bersama ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Semangat tersebut menjadi bagian dari perjalanan InJourney untuk terus mendorong ekosistem penerbangan dan pariwisata Indonesia agar memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat dan bangsa.

Fajar Wibowo adalah penulis di Poupnews.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu penting dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Fajar menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan kebutuhan informasi masyarakat.
