Para astronom selama beberapa tahun terakhir dibuat bingung oleh kemunculan sinyal aneh dari galaksi Bima Sakti. Sinyal tersebut muncul secara berkala dengan ritme yang sangat lambat dan tidak sesuai dengan karakter objek antariksa yang selama ini dikenal. Kini, para peneliti meyakini mereka telah menemukan petunjuk penting untuk mengungkap misteri tersebut.
Misteri Sinyal Berkala dari Bima Sakti
Fenomena ini pertama kali menarik perhatian dunia astronomi setelah ditemukannya objek bernama GLEAM-X J162759.5−523504.3. Objek tersebut memancarkan denyut gelombang setiap 18,18 menit selama sekitar 30 hingga 60 detik, sebelum akhirnya menghilang.
Awalnya, para ilmuwan menganggap fenomena itu hanya kejadian langka yang tidak akan terulang. Namun, tidak lama kemudian, sinyal serupa kembali ditemukan di berbagai wilayah galaksi Bima Sakti.
Hingga kini, sekitar selusin objek serupa berhasil terdeteksi. Fenomena tersebut kemudian dikenal sebagai sinyal sementara berperiode panjang.
Penemuan itu membuat para astronom kebingungan karena pola sinyalnya tidak cocok dengan objek antariksa yang sudah dikenal sebelumnya.
Peneliti Australia Temukan Petunjuk Baru
Tim astronom yang dipimpin Kovi Rose dari Universitas Sydney, Australia, kini mengklaim telah menemukan objek yang dapat membantu menjelaskan sebagian besar misteri tersebut.
Mereka berhasil melacak salah satu sumber sinyal ke sebuah sistem bintang yang terdiri dari katai putih bermedan magnet sangat kuat dan bintang pendampingnya.
Dalam sistem tersebut, katai putih menarik material dari bintang pasangannya dan menghasilkan pancaran energi secara berkala.
“Sinyal berkala berperiode panjang telah membingungkan astronom selama bertahun-tahun,” ujar Rose.
“Kami baru menemukan sekitar selusin objek seperti ini dan asal-usulnya belum jelas. Kini kami berhasil menunjukkan bahwa salah satu sumber sinyal tersebut berasal dari katai putih yang aktif menarik material dari bintang pendampingnya.”
Objek ASKAP J1745-5051 Jadi Kunci Penting
Objek terbaru yang menjadi fokus penelitian diberi nama ASKAP J1745-5051. Para ilmuwan menilai objek ini sangat penting karena menggabungkan banyak karakteristik yang sebelumnya hanya terlihat terpisah pada objek lain.
Sistem tersebut memperlihatkan pancaran gelombang sekaligus radiasi sinar berenergi tinggi, memiliki pasangan bintang ganda, aktivitas magnet yang kuat, pergerakan orbit, serta proses perpindahan material akibat gravitasi menuju katai putih.
Menurut astrofisikawan Tara Murphy dari Universitas Sydney, inilah pertama kalinya ilmuwan dapat melihat dengan jelas kedua bintang sekaligus proses perpindahan material yang sedang berlangsung.
“Sebelumnya memang ada objek serupa yang dikaitkan dengan sistem bintang ganda, tetapi ini pertama kalinya kami dapat melihat langsung kedua bintang dan proses perpindahan materialnya,” kata Murphy.
Diamati dengan Teleskop Sangat Sensitif
Penemuan tersebut dilakukan menggunakan teleskop ASKAP milik lembaga riset Australia di wilayah Australia Barat. Fasilitas ini dikenal sebagai salah satu teleskop paling sensitif di dunia untuk mendeteksi gelombang dari antariksa.
Karena sistem bintang ini sangat kompleks, para peneliti belum dapat memastikan jaraknya secara akurat dari Bumi. Perkiraan sementara menempatkannya antara 1.300 hingga 30.000 tahun cahaya.
Meski demikian, data pengamatan yang diperoleh cukup rinci untuk mengidentifikasi sifat objek tersebut.
Pengamatan menunjukkan sistem ini memancarkan gelombang setiap 81 menit. Pada saat yang sama, para peneliti juga mendeteksi pancaran sinar berenergi tinggi dengan periode yang sama.
Pengamatan optik lainnya memperlihatkan adanya sistem bintang ganda katai putih di lokasi sumber pancaran tersebut.
Bagaimana Sinyal Misterius Itu Terbentuk?
Penelitian menunjukkan bahwa sistem ini terdiri dari katai putih yang menarik material dari bintang katai merah pendampingnya.
Material tersebut kemudian diarahkan oleh medan magnet menuju permukaan katai putih. Ketika material menghantam permukaan bintang, suhunya meningkat hingga jutaan derajat dan menghasilkan pancaran energi sangat tinggi.
Sementara itu, gas yang dipercepat akibat benturan medan magnet kedua bintang diduga menjadi sumber gelombang berkala yang terdeteksi para astronom.
Mekanisme ini dianggap serupa dengan objek lain yang sebelumnya juga dikaitkan dengan interaksi magnet kuat dalam sistem bintang ganda.
Membuka Pemahaman Baru tentang Fenomena Kosmik
Penemuan ASKAP J1745-5051 dinilai sangat penting karena dapat menjadi petunjuk utama untuk memahami fenomena sinyal misterius yang selama ini sulit dijelaskan.
Sebelumnya, setiap objek hanya menunjukkan sebagian ciri tertentu. Namun objek terbaru ini menggabungkan banyak karakteristik sekaligus, sehingga membantu ilmuwan menyusun gambaran yang lebih utuh mengenai asal-usul fenomena tersebut.
Bagi dunia astronomi, perkembangan ini menjadi langkah besar dalam memahami jenis baru peristiwa kosmik yang baru mulai dipelajari manusia.
“Setiap penemuan baru membantu kami menyusun gambaran yang lebih besar,” ujar Rose.
“Kami baru mulai memahami kelompok baru peristiwa kosmik ini.”
Kesimpulan
Penemuan ASKAP J1745-5051 memberi harapan baru bagi ilmuwan untuk mengungkap asal-usul sinyal misterius dari antariksa. Dengan kombinasi aktivitas magnet kuat, sistem bintang ganda, serta pancaran energi berkala, objek ini dapat menjadi kunci penting dalam memahami fenomena kosmik yang selama ini membingungkan para astronom.

Fajar Wibowo adalah penulis di Poupnews.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu penting dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Fajar menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan kebutuhan informasi masyarakat.
