
Para ilmuwan telah menemukan galaksi baru 9,3 miliar tahun cahaya dari Bumi dengan bantuan pesawat ruang angkasa India Astrosat. Itu terdeteksi oleh sinar ultraviolet intens yang dipancarkan dari galaksi-galaksi ini. Galaksi baru tersebut ditemukan oleh tim yang dipimpin oleh Kanak Saha, seorang ilmuwan di Universitas Astronomi di Pune.

NASA kini telah mengirimkan pesan ucapan selamat atas penemuan baru ini kepada para ilmuwan India. Dalam pesan yang dikirim oleh NASA, “Sains adalah proyek umum di seluruh dunia, dan penemuan ini menimbulkan pertanyaan tentang dari mana kita berasal, ke mana kita akan pergi, dan apakah kita sendirian. Jawaban yang benar untuk ini tersembunyi di sini.


NASA menyebut galaksi baru itu “AUDFs01”, yang ditemukan dengan bantuan pesawat ruang angkasa Astrosat. Menurut NASA, ini adalah galaksi yang muncul tepat setelah peristiwa Big Bang. Pada masa-masa awal diyakini bahwa alam semesta terdiri dari kegelapan dan kekacauan, proton, neutron, dan elektron.


NASA mengatakan bahwa penemuan ini akan memperjelas konsep bagaimana alam semesta diciptakan. Setelah alam semesta mendingin, atom hidrogen muncul, setelah itu cahaya mulai menyebar. Dikatakan bahwa akhir zaman kegelapan alam semesta dan jawaban atas pertanyaan seperti bagaimana cahaya muncul akan terungkap dalam pengamatannya. NASA mengatakan penemuan India akan menjelaskan awal pembentukan alam semesta.

Siti Lestari adalah penulis di Poupnews.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Dengan perhatian pada perkembangan isu-isu aktual dan cerita yang relevan bagi masyarakat, Siti berupaya menghadirkan laporan yang informatif, seimbang, dan bermanfaat, sehingga pembaca dapat mengikuti berbagai peristiwa penting dengan lebih baik.
