Secara global, rata-rata permukaan laut naik 0,3 m menjadi 2,5 m setiap tahun di abad ke-21 saja. Perubahan musim, seperti mencairnya gletser, menyebabkan naiknya permukaan air laut. Menurut Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional, permukaan laut naik tajam tahun lalu ke level tertinggi 39 tahun dari 1971 hingga 2010.
Daerah pesisir terkikis dan tenggelam karena permukaan air laut terus naik. Gletser di Antartika di Kutub Utara semakin mencair seiring dengan meningkatnya suhu. Jadi kota-kota pesisir sekarang berisiko tenggelam di laut. Jakarta saat ini menjadi salah satu kota yang paling cepat tenggelam di dunia.
Jakarta, ibu kota Indonesia, adalah salah satu kota terbesar di dunia. Sebagai tujuan wisata, kota ini saat ini berpenduduk lebih dari 20 juta jiwa. Kota, yang merupakan rumah bagi beragam kelompok Hindu, Muslim, Buddha, dan Katolik, dengan cepat tenggelam ke laut. Karena permukaan laut terus naik, kota ini tenggelam ke laut hingga 1,5 cm per tahun.
Sejauh ini, setengah dari luas daratan kota telah terendam air. Bangunan, rumah, dll di kota masih terpengaruh. Di beberapa bagian kota, permukaan laut naik sebanyak 25 sentimeter per tahun, menyebabkan seringnya banjir.Analis memperkirakan seluruh ibu kota Indonesia, Jakarta, akan tergenang pada tahun 2050 dengan situasi yang sama terus berlanjut.

Ayu Maharani adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus pada penyajian berita dan informasi terkini secara jelas, akurat, dan mudah dipahami. Ia meliput beragam topik, mulai dari berita umum, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, hingga gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Ayu mengutamakan pelaporan yang informatif, relevan, dan bermanfaat bagi pembaca, serta menghadirkan perkembangan terbaru dan kisah-kisah yang memiliki dampak serta keterkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
