Wakil Batticaloa Mangalarama Viharaya Ampiti Sumanarathana Thira dalam konferensi pers kemarin mengungkapkan penyesalannya atas laporan Komisi Investigasi Presiden mengenai serangan Paskah hari Minggu terhadap kerusuhan komunal di distrik Dijana, Kandy.
Pada halaman 411 laporan panitia disebutkan bahwa harus dibentuk panitia tersendiri untuk kegiatan Ambiti Sumanaratana Thera dan peristiwa Dijana Tildenya.
Dia melanjutkan,
Saya pergi ke Kandy untuk pemakaman sepupu saya.
Jauhkah dari mereka yang datang untuk melakukan pengeboman jika diambil tindakan hukum karena mereka pergi ke pemakaman?
Apakah salah bagi saya untuk melakukan khotbah agama? Benar-benar penghujatan.
Saya adalah seorang biksu yang telah berperang selama tiga puluh tahun. Saya memiliki tanggung jawab.
Rahmat Tuhan hanya ada untuk orang Katolik yang tidak bersalah yang menghadapi serangan Paskah. Surga saja. Tidak ada yang tersisa selain ini.
Saya bertanya kepada presiden apakah akan ada demokrasi di negara ini setelah dia menyalahkan orang-orang di komisi dan memenjarakan orang-orang yang tidak bersalah di hutan seperti kita.
Kami selalu berbicara tentang ketidakadilan yang akan menimpa kami. Jika ini terjadi di masa depan juga, maka aman untuk mengatakan bahwa pemerintah.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
