Presiden AS Joe Biden telah memperingatkan bahwa Amerika Serikat dapat kembali menjatuhkan sanksi terhadap Myanmar jika aturan militer terus berlanjut.
Washington,
Tentara merebut kekuasaan di Myanmar. Pemenang Hadiah Nobel Aung San Suu Kyi telah ditangkap. Komunitas internasional mengutuk keras gerakan tentara Myanmar.
Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa militer telah merebut kekuasaan di Myanmar.
Pengambilalihan militer Myanmar adalah serangan langsung terhadap demokrasi negara itu. Ini adalah serangan langsung terhadap demokrasi dan supremasi hukum di negara tersebut.
Keputusan tahun 2016 untuk mencabut sanksi ekonomi akan ditinjau segera di tengah harapan untuk transisi damai ke pemerintahan yang demokratis.
Dan dia memperingatkan bahwa sanksi dapat dijatuhkan lagi di Myanmar jika militer terus berkuasa.

Siti Lestari adalah penulis di Poupnews.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Dengan perhatian pada perkembangan isu-isu aktual dan cerita yang relevan bagi masyarakat, Siti berupaya menghadirkan laporan yang informatif, seimbang, dan bermanfaat, sehingga pembaca dapat mengikuti berbagai peristiwa penting dengan lebih baik.
