Monkeypox ditemukan di Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan banyak negara Eropa.
Monkeypox dikonfirmasi di Amerika Serikat, Portugal dan Spanyol Rabu lalu. Di Kanada, dua kasus telah dikonfirmasi.
Dalam hal ini, Prancis, Italia, Swedia dan Belgia juga mengkonfirmasi efek monyet.
Infeksi langka, seperti cacar, sering terjadi di Afrika Tengah dan Barat. Monyet pertama kali ditemukan pada 1970-an di negara Afrika, Kongo.
Gejala cacar monyet termasuk demam, sakit kepala, dan psoriasis di seluruh wajah.
Dikatakan bahwa virus tidak mudah menyebar ke manusia dan kecil kemungkinannya menyebar luas pada populasi umum.
Kasus cacar monyet pertama kali dilaporkan di Inggris pada tanggal 7 bulan ini. Korban adalah pengunjung baru-baru ini ke Nigeria. Sembilan orang telah dikonfirmasi menderita cacar monyet di Inggris sejauh ini.
Sementara satu orang telah dipastikan terinfeksi di Swedia, satu orang diduga di masing-masing Italia dan Prancis.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
