BEIJING: Jam malam telah diberlakukan di Kota Teknologi Shenzhen karena pemerintah terus menyebar di China.
Di Cina, tempat asal kuvet, penyebaran virus baru-baru ini semakin cepat. Oleh karena itu, pemerintah memberlakukan jam malam di kota.
Kovit berkomitmen untuk 66 orang di Shenzhen, rumah bagi dua perusahaan teknologi terkemuka di negara itu, Huawei dan Tencent. Akibatnya, pemerintah negara bagian telah mengumumkan jam malam total di kota Rs 1,7 crore.

Di kota dekat Hong Kong ini, jam malam telah diberlakukan karena penyebaran omega-3 dan larangan makan di acara-acara dan hotel yang sudah tidak penting.
iklan

Nabila Putri adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus pada penyajian informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Dengan pendekatan yang mengutamakan kejelasan, akurasi, dan kemudahan dipahami, Nabila berupaya menghadirkan laporan yang informatif serta cerita-cerita yang dekat dengan perkembangan terkini. Tulisannya dirancang untuk membantu pembaca memahami isu dan peristiwa yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
