BEIJING: Sebagian besar dunia bersiap untuk hidup dengan virus Covid-19 daripada membasminya sepenuhnya. Namun China terus berpartisipasi dalam upaya pemberantasan virus tersebut. Kekhawatiran telah dikemukakan bahwa pendekatan ini dapat membuat China, ekonomi terbesar kedua di dunia, kembali bergerak di tahun-tahun mendatang.
Lebih dari setengah dari 31 negara bagian China telah terkena dampak Delta Cuvette-19 bulan ini. Setelah itu, pembekuan di beberapa tempat kembali dilakukan.
Langkah-langkah juga telah diambil, termasuk pembatasan perjalanan dan pengujian Covit-19 yang ekstensif.
Wabah saat ini di China lebih buruk daripada di Wuhan. Namun, jumlah kasus di China jauh lebih rendah daripada jumlah kasus baru di Amerika Serikat.
Berbeda dengan beberapa negara lain, termasuk Amerika Serikat, China dengan bangga mengatakan telah menangani penyebaran virus dengan baik.
Tetapi kerugian politik dan ekonomi dari pembatasan dikatakan menjadi masalah.
Ia juga menilai China belum siap mengambil pendekatan berbeda terhadap penyebaran virus tersebut.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

