Holger Lothar Schubert, Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Sri Lanka di Kolombo pada Selasa, 24 Agustus. Menteri luar negeri baru Sri Lanka, Profesor J. bertemu Peres.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Peiris menekankan pentingnya dan keragaman hubungan bilateral antara Sri Lanka dan Jerman, yang berkisar dari hubungan politik dan ekonomi hingga hubungan budaya dan pribadi yang telah berlangsung lama.
Duta Besar Siober menyoroti kerja sama yang vital dan bermanfaat antara kedua negara di kedua sisi dan multilateralisme.
Dia merujuk pada keberhasilan konsultasi politik yang baru saja selesai antara Sri Lanka dan Jerman.
Mencatat kehadiran kuat perusahaan Jerman bergengsi di Sri Lanka, menteri luar negeri meminta Jerman untuk lebih meningkatkan peluang investasi dan perdagangan di Sri Lanka untuk saling menguntungkan.
Menyadari kerja sama pembangunan sebagai salah satu dimensi penting dari kerja sama bilateral, Menteri Luar Negeri Peiris menyampaikan penghargaan yang tulus atas kesempatan pelatihan kejuruan yang berharga yang ditawarkan kepada pemuda Sri Lanka oleh Lembaga Pelatihan Teknis Jerman di Kattubeta dan lembaga pelatihan baru yang akan didirikan di Matara.
Duta Besar Schubert berbicara kepada Menteri Luar Negeri tentang Rumah Sakit Bersalin Besar (Rumah Sakit Helmut Kohl) di Galle, yang dibangun dengan bantuan Jerman.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Laksamana Prof. Jayanath Columbag dan pejabat senior Kementerian Luar Negeri.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.


