Indonesia mencabut larangan jaring pukat … Perikanan terancam punah!

Indonesia mencabut larangan jaring pukat … Perikanan terancam punah!

Indonesia adalah pasar ikan terbesar kedua di dunia. Dalam hal ini, larangan penggunaan jaring ikan pukat dan jaring pukat di Indonesia telah dicabut. Pada 2015, Menteri Kelautan dan Perikanan Susie Budgiastudi melarang penggunaan jaring semacam itu untuk penangkapan ikan.

மீன் வளம்

Sumber daya ikan
Wikimedia Commons

Alasan utama untuk hal ini adalah bahwa jaring ikan pukat dan pukat membantu menangkap lebih banyak ikan di laut. Selain itu, sumber daya laut sangat terpengaruh. Selanjutnya, keputusan Susie dipuji secara luas oleh peneliti kelautan dan pemerhati lingkungan. Namun hal ini menimbulkan tentangan keras dari para nelayan di daerah Bandura, Jawa. Mereka telah berinvestasi besar-besaran dalam jaring ini. Makanya Susie membuat pengecualian hanya untuk nelayan di daerah ini. Selain itu, dia memberi mereka kesempatan untuk beralih ke jaring ikan alternatif pada Februari 2020.

Sekarang, setelah pelarangan benar-benar dilonggarkan, nelayan sekarang dapat menggunakan jaring pukat dan jaring pukat seperti biasa. Menteri Perikanan yang sedang menjabat, Yeti Probowe, sibuk mencabut larangan jaring tersebut begitu dia menjabat. Satu-satunya pandangannya adalah bahwa perekonomian negara dipengaruhi oleh penurunan penangkapan ikan.

READ  Universitas Negeri Hindu Pertama di Pulau Bali, Indonesia: Disetujui Presiden Jokowi Widodo | Universitas Negeri Hindu Pertama di Bali Presiden Indonesia menyetujui

More From Author

Keberanian luar biasa dari skater air;  Video viral !!  – Perbarui berita 360 |  Berita Tamil Online |  Berita Langsung  Breaking news online

Keberanian luar biasa dari skater air; Video viral !! – Perbarui berita 360 | Berita Tamil Online | Berita Langsung Breaking news online

Pengumuman Sindikat Produsen Hasil Pemilu: Siapa Pemenang – Detail Lengkap |  Hasil Pemilihan Dewan Produsen

Pengumuman Sindikat Produsen Hasil Pemilu: Siapa Pemenang – Detail Lengkap | Hasil Pemilihan Dewan Produsen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *