Perdana Menteri India adalah Perdana Menteri Malaysia
Perdana Menteri Malaysia Mahathir bin Muhammad mengkritik pencabutan status khusus Kashmir dan Undang-Undang Amandemen Kebangsaan. Dia mengatakan tidak adil untuk menolak izin hanya untuk Islamis di bawah Undang-Undang Amandemen Kebangsaan. Pidatonya menyebabkan krisis bagi India.
Perdana Menteri Malaysia juga berbicara tentang masalah Kashmir di Sidang Umum PBB. Dalam konteks ini, Pemerintah India menyarankan para pedagang untuk berhenti mengimpor minyak sawit dari Malaysia. Pembatasan impor minyak sawit dari Malaysia. Ini telah menimbulkan masalah bagi Malaysia.Malaysia adalah produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia. Terutama Indonesia. Indonesia memenuhi dua pertiga dari impor minyak sawit India. Namun, India mengimpor lebih banyak minyak sawit ke Malaysia pada 2019 daripada Indonesia karena pajak yang lebih rendah di Malaysia.
Saat ini, penghindaran impor minyak sawit India telah menimbulkan krisis bagi Malaysia. Dalam konteks ini, Perdana Menteri Malaysia Mahathir bin Mohamad mengatakan kepada wartawan, “Malaysia tidak akan mengambil tindakan ekonomi apa pun terhadap India. Malaysia adalah negara kecil. Tidak ada negara yang bisa membalas dendam.
Lihat juga:
Pertama kali diterbitkan: 20 Januari 2020

Ayu Maharani adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus pada penyajian berita dan informasi terkini secara jelas, akurat, dan mudah dipahami. Ia meliput beragam topik, mulai dari berita umum, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, hingga gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Ayu mengutamakan pelaporan yang informatif, relevan, dan bermanfaat bagi pembaca, serta menghadirkan perkembangan terbaru dan kisah-kisah yang memiliki dampak serta keterkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

