Kontroversi muncul atas pengiriman mobil mewah dari utara ke kantor Presiden Sri Lanka.
Untuk mempertahankan prestise mereka, penguasa Provinsi Utara sebelumnya meluncurkan kendaraan senilai beberapa crores Majelis Provinsi Utara selama Kepresidenan Gotabaya.
Menurut laporan terbaru Badan Pemeriksa Keuangan Sri Lanka, diumumkan tidak ditemukan informasi terkait 51 kendaraan milik Sekretariat Presiden.
Dikonfirmasi oleh informasi bahwa karena ketidakmampuan untuk menemukan kendaraan, nilainya tidak dapat dipastikan.
Sementara itu, Badan Pemeriksa Keuangan melaporkan ada 53 kendaraan milik Kantor Kepresidenan yang dilepas secara tidak sah ke instansi pemerintah lainnya, pura, tokoh agama, dan anggota DPR.
Menurut laporan tersebut, kantor Presiden menghabiskan Rp 13 juta untuk biaya perawatan hanya 27 kendaraan pada 2022.
Dilaporkan bahwa meskipun Badan Pemeriksa Keuangan telah menanyakan beberapa kali ke Sekretariat Presiden, tidak ada tanggapan yang memadai.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

