Pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl Pemerintah Ukraina memberi tahu Badan Energi Atom Internasional bahwa mereka telah pulih dari kendali Rusia.
Hari ini menandai hari kesembilan belas berturut-turut pasukan Rusia melancarkan operasi militer terhadap Ukraina. Pasukan Rusia terus merebut berbagai kota di Ukraina dan sibuk merebut ibu kota, Kyiv. Ukraina telah mengatakan dalam beberapa hari terakhir bahwa militer Rusia telah mengambil alih pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl.
Menteri luar negeri Ukraina mengatakan bahwa pasokan listrik ke pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl rusak dan ada risiko kebocoran radiasi yang berlebihan dari sistem pendingin di fasilitas penyimpanan bahan bakar nuklir jika tidak segera diperbaiki. Dia juga menuduh Rusia membahayakan Eropa.
Badan Energi Atom Internasional melaporkan bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl yang dikuasai Rusia telah direbut kembali empat hari kemudian. Dia menambahkan bahwa Badan Energi Atom Ukraina memberitahunya bahwa mereka telah memperbaiki bagian dari koneksi yang salah di pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl dan sekarang dapat menyediakan semua daya yang dibutuhkan untuk pembangkit tersebut. Pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl saat ini menggunakan generator diesel dan akan segera terhubung ke saluran listrik pemerintah Ukraina.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

