Pada malam Hari Guru Sedunia, protes di seluruh pulau hari ini diadakan untuk menuntut resolusi pertikaian tentang gaji guru.
Demonstrasi juga diselenggarakan di Vavuniya untuk mendukungnya. Atas nama distrik Vavuniya Utara, sebuah demonstrasi diadakan di depan kantor Kottakalvi di Marukkarambalai pada pukul 9 pagi dan di depan distrik Vavuniya Selatan pada pukul 10 pagi.
Demonstran berkomentar,
Pemogokan yang berlangsung lama di pihak kami telah berlangsung lama, dengan rektor mendesak pemerintah untuk menyelesaikan perselisihan tentang gaji guru. Tetapi pemerintah belum mengambil tindakan untuk memberi kami solusi permanen.
Jadi mereka meminta kami untuk segera menyelesaikan masalah kami dan mengimplementasikan Laporan Subodini tanpa memanfaatkan kerja keras kami.
Para pengunjuk rasa membawa spanduk dan meneriakkan slogan-slogan seperti “Alokasikan 6 persen untuk pendidikan gratis, jangan memprivatisasi pendidikan gratis, jangan abaikan martabat profesional, dan jangan melamar lima ribu rupee.”
Presentasi tersebut dihadiri oleh perwakilan Serikat Guru Ceylon, Asosiasi Layanan Guru dan Serikat Kepala Sekolah.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.














