Pemerintah Sri Lanka mengumumkan bahwa jika impor kendaraan diizinkan, akan ada aliran masuk dolar dalam jumlah besar dari Sri Lanka dan nilai rupee Sri Lanka akan mengalami depresiasi yang signifikan. Amirthalingham (K.Amirthalingham) berkata.
Hal tersebut beliau sampaikan ketika menjawab pertanyaan-pertanyaan saat berpartisipasi dalam acara Langkasiri.
Mengimpor kendaraan
Melanjutkan laporannya,
Ekspor Sri Lanka adalah produk murah. Akibatnya, devisa yang masuk ke Sri Lanka jauh lebih sedikit.
Tapi barang yang bisa diimpor nilainya besar. Barang elektronik sangat mahal.
Diantaranya, senyawa-senyawa inilah yang dapat menimbulkan biaya paling besar. Sebagian besar kendaraan diimpor terutama dari Jepang.
Arus keluar dolar sebagian besar dibatasi karena larangan impor kendaraan ini.
Ia menyatakan, jika pemerintah Sri Lanka mengizinkan impor kendaraan, maka dolar akan terdepresiasi seperti sebelumnya dan nilai rupee Sri Lanka akan turun signifikan.
| GABUNG GRUP WHATSAPP TAMIL UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI NEGARA TERKINI DI SELULER ANDA Bergabung sekarang |

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
