Asosiasi Importir Mobil Jepang mengatakan bahwa meskipun pemerintah memutuskan untuk mengimpor kendaraan ke Sri Lanka, akan memakan waktu lama untuk membawa kendaraan tersebut ke Sri Lanka.
Jagath Ramanayake, presiden asosiasi tersebut, mencatat bahwa sistem perbankan Jepang telah menerima instruksi dari Sri Lanka untuk tidak membayar letter of credit yang diterbitkan oleh Sri Lanka, sehingga memerlukan waktu untuk menunda keputusan tersebut.
Akibatnya, kata dia, impor mobil dari Jepang akan memakan waktu lama.
kendaraan Jepang
Presiden asosiasi, Jagath Ramanayake, juga menyatakan bahwa surat kredit terbuka untuk impor kendaraan ke Sri Lanka tidak akan dibayarkan karena pemberitahuan resmi yang diberikan oleh pemerintah Sri Lanka kepada Bank of Japan.
Dia lebih lanjut menunjukkan bahwa dalam kasus ini, meskipun diputuskan untuk mengimpor mobil Jepang lagi ke Sri Lanka, akan memakan waktu lama untuk memproses surat kredit tersebut.
IBC Tamil untuk mengetahui berita secara instan saluran WhatsApp Bergabung |

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

