Ilmuwan
oi-Rayar A.
RIYADH: Kerajaan Arab Saudi telah memerintahkan langkah-langkah untuk melarang pelancong dari 20 negara, termasuk India, karena maraknya virus Corona.
Daftar tersebut mencakup 20 negara, termasuk India, Indonesia, Pakistan, Amerika Serikat, Jerman, Prancis, dan Jepang.
Pengecualian atas perintah ini adalah pejabat asing, pejabat kedutaan, warga negara Saudi, dan dokter yang bekerja untuk pemerintah.


Tingkatkan aura
Kasus virus Corona di Arab Saudi terus meningkat. Berbagai tindakan dilakukan untuk mengendalikan Corona. Lebih dari 3,68 lakh telah tertular virus Corona di sana. 6.383 orang tewas. Kerajaan Arab Saudi telah memerintahkan pelarangan pelancong dari 20 negara, termasuk India, karena kekhawatiran penyebaran Corona.

India melarang pelancong
Larangan tersebut berasal dari India, Indonesia, Pakistan, Uni Emirat Arab, Mesir, Lebanon, Turki, Amerika Serikat, Swedia, Brasil, Inggris, Jerman, Prancis, Swiss, Argentina, Italia, Irlandia, Portugal, Afrika Selatan, dan Jepang.

Pembebasan untuk siapa?
Pemerintah Saudi mengumumkan bahwa larangan tersebut akan berlaku hari ini, dan pejabat asing, pejabat kedutaan, warga negara Saudi, dan dokter dikecualikan dari perintah tersebut.

Ikuti instruksi keselamatan
Pemerintah mengumumkan bahwa warga negara Saudi, dokter, pejabat senior pemerintah, dan keluarga mereka harus mengikuti instruksi keamanan pemerintah jika mereka telah melakukan perjalanan ke 20 negara terlarang dalam 14 hari terakhir atau jika mereka naik pesawat di negara itu dan berganti ke pesawat lain.

Siti Lestari adalah penulis di Poupnews.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Dengan perhatian pada perkembangan isu-isu aktual dan cerita yang relevan bagi masyarakat, Siti berupaya menghadirkan laporan yang informatif, seimbang, dan bermanfaat, sehingga pembaca dapat mengikuti berbagai peristiwa penting dengan lebih baik.
