Keamanan Garda Nasional di Kongres AS diperpanjang selama dua bulan lagi.
Pendukung Trump melakukan kerusuhan di Kongres AS pada tanggal 6 bulan lalu ketika mereka menerima kekalahan Trump dalam pemilihan presiden AS. Jadi, Pasukan Keamanan Nasional ditempatkan di daerah itu. Lima orang tewas, termasuk seorang petugas polisi, dalam apa yang dikenal sebagai Perang Dingin. Itu menyebabkan getaran di seluruh dunia. Lebih dari 300 orang telah didakwa sehubungan dengan kasus tersebut.
Setelah itu, polisi AS menerima informasi intelijen bahwa teroris bersekongkol untuk menyerang Kongres AS pada tanggal empat bulan ini dan menempatkan Parlemen di bawah kendali mereka. Ini diikuti oleh pengamanan yang ketat di area Capitol, di mana Parlemen berada di Washington. Dalam kasus ini, militer AS memerintahkan perlindungan Pengawal Nasional Kongres AS selama dua bulan lagi.
Bagikan ini:

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
