Anggota Parlemen Partai Kebebasan Sri Lanka, Duminda Dissanayake, memulai proses hukum hari ini (14) di Pengadilan Distrik Kolombo terhadap penunjukan Menteri Wijeyadasa Rajapakshi sebagai Ketua Partai Kebebasan Sri Lanka dan Keerthi Udawata sebagai Wakil Sekretaris Jenderal.
Pemohon Dissanayake meminta perintah untuk menahan Menteri Vijayadasa Rajapaksa dan pengacara Keerthi Uduata masing-masing menjabat sebagai Presiden dan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebebasan Sri Lanka.
Semua keputusan tidak sah secara hukum
Selain itu, pemohon juga meminta agar seluruh keputusan yang diambil dalam rapat Komite Eksekutif yang diselenggarakan 12 Mei lalu, dinyatakan tidak sah secara hukum.
Pemohon menyatakan bahwa pertemuan Komite Eksekutif diadakan secara tidak sah dan bertentangan dengan ketentuan konstitusi Partai Kebebasan Sri Lanka dan oleh karena itu penunjukan yang dilakukan setelahnya tidak sah secara hukum.
Akankah pengadilan mengeluarkan perintah?
Keputusan akan diambil besok (15) apakah pengadilan akan mengeluarkan perintah atau tidak.
Sementara itu, perlu dicatat bahwa Pengadilan Negeri Kaduwela mengeluarkan perintah penahanan pada tanggal 13 Mei untuk menahan Menteri Vijayadasa Rajapaksa sebagai ketua partai dan Keerthi Udwatha sebagai sekretaris jenderal agar tidak mengganggu kantor yang baru dilantik.
| IBC Tamil untuk mengetahui berita secara instan saluran WhatsApp Bergabung…! |

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.


