Pemimpin Partai Persatuan Nasional dan mantan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe telah mendesak pemerintah Sri Lanka untuk menunjuk komite terpilih parlemen untuk menyelidiki tenggelamnya Express Pearl di lepas pantai Kolombo.
Ranil Wickremesinghe mencatat bahwa orang memiliki hak untuk mengetahui banyak efek tidak langsung dari kebakaran kapal cepat dan dampaknya di masa depan terhadap lingkungan laut negara itu.
Dia mengatakan Dewan Penanggulangan Bencana Nasional, yang meliputi presiden, perdana menteri, pemimpin oposisi, lima anggota oposisi dan 20 menteri, harus bersidang di bawah Undang-Undang Penanggulangan Bencana.
Ranil Wickremesinghe mengatakan keputusan untuk menyatakan keadaan darurat di wilayah laut seharusnya diambil dengan membuat keputusan tentang penyebaran api di kapal.
Mantan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe juga mencatat bahwa pemerintah gagal melakukannya meskipun faktanya dapat mengambil tindakan untuk mengendalikan api dengan bantuan masyarakat internasional.

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
