Emir Kuwait Sheikh Al-Sabah (Sheikh Al-Sabah), parlemen negara itu dibubarkan hari ini (11).
Dia juga mengumumkan penangguhan beberapa bagian konstitusi Kuwait untuk jangka waktu empat tahun.
Emir Kuwait, Sheikh Al-Sabawa, mengatakan dalam pernyataannya bahwa tindakan ini diambil untuk menyelamatkan demokrasi akibat memburuknya krisis politik dan pengaruh Islam ekstremis.
Lingkungan yang tidak sehat
Dalam hal ini, dia berkata: “Saya tidak akan membiarkan demokrasi digunakan untuk menghancurkan pemerintah.”
Lingkungan tidak sehat yang dialami Kuwait pada tahun-tahun sebelumnya mendorong penyebaran korupsi yang menjangkau sebagian besar fasilitas pemerintah.
Sayangnya, persoalan tersebut sudah sampai ke lembaga keamanan dan ekonomi. Hal ini bahkan berdampak pada sistem peradilan.
Ini adalah surga bagi hak dan kebebasan masyarakat. Dia mengatakan bahwa mereka yang secara tidak adil merusak uang rakyat akan menerima hukuman yang setimpal, apapun statusnya.
Emir Kuwait, Sheikh Al-Sabah, mengumumkan pembubaran Parlemen dan penangguhan sebagian konstitusi hingga 4 tahun untuk menyelamatkan demokrasi akibat meningkatnya pengaruh Islam ekstremis.pic.twitter.com/7LTp2f1vxZ
– Pembaruan Megh 🚨™ (@MeghUpdates) 11 Mei 2024
IBC Tamil untuk mengetahui berita secara instan saluran WhatsApp Bergabung…! |

Rizky Pratama adalah penulis di Poupnews.com yang berfokus menyajikan informasi aktual dan relevan bagi pembaca. Ia meliput berbagai topik, mulai dari berita terkini, politik, bisnis, dan teknologi hingga olahraga, hiburan, serta gaya hidup. Dalam setiap tulisannya, Rizky mengutamakan pelaporan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan peristiwa serta isu-isu penting yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

